• GERBANG KOMPETISI MASA DEPAN

PETASAN 30

Keberhasilan suatu organisasi tergantung pada pemimpinnya.
Karena itulah pemilihan seorang Pemimpin tidaklah asal asalan. Petasan 30 merupakan tema yang diambil oleh SMAN 1 Cigombong dalam acara pemilihan ketua osis Jum’at  (15/09) kemarin.

Sebelum pada acara pemilihan, pada hari kamis (14/09) para calon ketua dan wakilnya berorasi menyampaikan Visi-Misi mereka di setiap kelas dan ruangan. Ketiga paslon memiliki Visi-Misi dan karakter yang sudah pasti berbeda – beda. Mereka adalah Wahyudin-Amel , Septi-Sandi, dan Adit-Gabriella. Tiap – tiap paslon memiliki jargon masing – masing sebagai ciri khas mereka.
“Saya ingin merubah pandangan warga sekolah , terutama pandangan mereka yang membedakan antara MIPA dan IPS yang pada dasarnya sama yaitu satu almamater, SMAN 1 Cigombong.” Ucap salah satu paslon yang namanya dirahasiakan ketika ditanya mengenai motivasi mereka.

Hari yang ditunggu – tunggu masing –  masing paslon akhirnya tiba. Berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya, pada tahun ini pemilihan Ketua Osis menggunakan sistem coblos layaknya pemilu di Indonesia. Ini merupakan hal yang baru dan inovativ bagi sekolah lainnya yang mungkin sedang mencari inovasi.

Setiap kelas akan dipanggil ke lapangan untuk melaksanakan pemilihan, mulai dari kelas X Mipa 1 sampai XI Ips 3. Perhitungan suara dimulai setelah shalat Jum’at dilaksanakan sekitar pukul 13:00 WIB.

Saling kejar – mengejar terjadi diantara ketiga paslon, namun beberapa saat kemudian paslon ketiga tertinggal jauh di belakang oleh paslon pertama dan kedua.

Hasil akhir perhitungan dari suara siswa menunjukkan kemenangan untuk paslon pertama,  lampu kuning sudah terlihat di depan mata paslon pertama. Namun, mereka harus bersabar karena masih ada suara dari guru dan Kepala sekolah yang nilainya berbeda, yakni 5 suara untuk guru dan 10 suara untuk kepala sekolah.

“Ini sudah kesepakatan di awal, dari tatib juga. Point buat guru sejumlah 5 point dan untuk kepala sekolah sejumlah 10 point. Seharusnya kami para wakil kepala sekolah bernilai 7 point. Namun sudah terlanjur di kesepakatan awal.” Ucap Ibu Abay Rosmiati ketika ditanya mengenai sistem perhitungan point.

Kejar – mengejar kembali terjadi antara paslon pertama dan kedua, walau akhirnya paslon pertamalah yang memenangkan pemilihan Ketua Osis SMAN 1 Cigombong. Pasangan Wahyudin dan Amel memenangan pemilihan dan dipastikan menjadi ketua osis dan wakil ketua osis periode 2017/2018.

“Tepat atau tidak tepat, tidak bisa diprediksi. Tapi, itulah hasil pemilu” Ucap  Bu Yuli ketika ditanya mengenai pemilihan Ketua Osis periode  2017/2018.
#Mading_Smancigo
#SMAN1Cigombong
#PemilihanKetuaOsis
#Petasan30

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *